![]() |
|
Memberi Kado Shalawat Pada Rasulullah
SAW
Mari Oh, Mari-mari ,Baca Shalawat Nabi
Agar Kita Semua Mendapat Syafaatnya
Dari Nabi Muhammad Rasul Pemimpin Umat
Yang Membawa Amanat untuk Para Umat
Marilah...Marilah....Marilah......Hai
Kawan..........
Sepenggal lagu di atas kerap kali kita
dengar pada perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Entah di Masjid, Kantor, Sekolah
atau tempat lain yang biasa orang
melakukan peringatan tersebut.
Memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW ini
dengan berbagai kegiatan,ada yang diawali dengan perlombaan,berbagi dengan kaum
Dhuafa dan kegiatan lain yang lazim dilakukan seperti mendengarkan ceramah
agama dan diakhiri dengan makan kue. Tradisi
yang biasa dilakukan para Ibu-ibu di sekitar tempat tinggal saya,mereka
dibantu Bapak-bapak akan membersihkan Masjid atau Musholah.
Lalu para Ibu akan membawa kue,kemudian
dikumpulkan oleh panitia dan selanjutnya dibagikan. Akan tampak kerjasama dan
keinginan berbagi dikalangan tetangga yang hadir. Ada juga yang hanya
menitipkan kuenya meski dia sendiri tak sempat datang,semua ingin beramal
dengan berbagai cara. Tetapi pernah juga warga diminta untuk memberikan
sumbangan dengan jumlah tertentu untuk membiayai semua kegiatan tersebut.
Mengapa kita mengadakan peringatan
kelahiran Nabi Muhammad SAW tersebut, kalau ditanya mungkin jawabnya hampir
sama ya, untuk mengenang segala perjuangan Nabi dan menunjukan kecintaan kita
kepada Rasul.
Ada kewajiban kita kepada rasul (Wajibuna Nahwar Rasul) bukan hanya
sekedar merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW, mengenang kelahiran beliau, tapi
seharusnya kita sebagai wanita bisa melanjutkan perjuangan Rasul yang dimulai
dari diri kita sebagai wanita, ibu bagi anak-anak atau sebagi istri dari suami
kita. Mulailah dari diri kita untuk meyakini dan membenarkan apa yang
dikabarkan oleh Rasul. Kita harus mengimani Rasul dengan mencintai dan
mengagungkan beliau (QS:61:11,48:7). Mencintai
dan membela orang-orang yang mencintai beliau,keluarga,sahabat dan orang
mukmin yang tetap istiqomah hingga akhir zaman (QS:9:40,61:14,48:29).
Menghidupkan sunnah Rasul,mengikuti dan
mewarisi manhaj serta risalahnya (QS:3:130,31;48:28). Kemudian memperbanyak
shalawat kepada Rasul. Banyak sekali kewajiban kita terhadap Rasullah.
Namun pada tulisan kali ini saya akan
mengajak akhwatifillah untuk mengulas
tentang keutamaan dan manfaat shalawat atas Nabi Muhammad SAW.
“Sesungguhnya Allah dan
Malaikat-malaikat –Nya berselawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang
beriman,berselawatlah kamu atas Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya
“ (QS : 33 : 56)
Dalam ayat di atas dijelaskan bahwa Allah SWT melimpahkan rahmat bagi Nabi Muhammad SAW. Allahmenyuruh orang-orang mukmin supaya bershalawat kepada Nabi Muhammad .
Untuk mengetahui keutamaan apakah yang diperoleh
orang-orang yang bershalawat,
Bersabda Nabi Saw. Diantaranya adalah,
"Barang siapa bershalawat
untukku sekali, niscaya Allah bershalawat untuknya sepuluh kali." (HR.
Muslim dari Abu Hurairah).
"Barang siapa bershalawat untukku dipagi hari sepuluh kali dan di
petang hari sepuluh kali, mendapatlah ia syafa'atku pada hari kiamat."
(HR. Al-Thabrânî)
"Manusia yang paling utama terhadap diriku pada hari kiamat, ialah
manusia yang paling banyak bershalawat untukku." (HR. Al-Turmudzî).
Masih banyak keutamaan-keutamaan bagi orang-orang yang melakukan atau membaca shalawat atas Nabi.Adapun faedah atau manfaat bershalawat atas Nabi Muhammad SAW sebagaimana dijelaskan hadis-hadis di atas dapat disimpulkan sebagai berikut.
1.
Memperoleh curahan rahmat dan kebajikan dari pada Allah SWT
2. Menghasilkan kebaikan, meninggikan derajat dan menghapuskan kejahatan;
3. Memperoleh pengakuan kesempurnaan iman, apabila kita membacanya 100 Kali;
4. Menjauhkan kerugian, penyesalan dan digolongkan ke dalam golongan
orang-orang yang shalih;
5. Mendekatkan diri kepada Allah;
6. Memperoleh pahala seperti pahala memerdekakan budak;
7. Menghasilkan syafa'at;
8. Memperoleh penyertaan dari Malaikat rahmah;
9. Memperoleh hubungan yang rapat dengan Nabi; Seseorang yang bershashalawat
dan bersalam kepada Nabi, shalawat dan salamnya itu disampaikan kepada Nabi,membuka
kesempatan berbicara dengan Nabi SAW
11. Menghilangkan kesusahan, kegundahan ,melapangkan dada dan meluaskan rejeki12. Menghapuskan dosa. Apabila seseorang membaca
dengan tetap tiga kali setiap hari, maka Allah akan menghapuskan dosanya;
14. Menggantikan shadaqah bagi orang yang tidak sanggup bershadaqah;
15. Melipatgandakan pahala yang diperoleh. Apabila seseorang bershalawat di
hari Jumat, maka Tuhan akan memberikan kepadanya pahala yang berlipat ganda;
16. Mendekatkan kedudukan kepada Rasulullah di hari kiamat. Menyebabkan do’a
bisa diterima oleh Allah.
17. Melepaskan diri dari kebingungan di hari kiamat. Apabila seseorang
meninggalkan shalawat kepada Nabi, maka ia akan menghadapi kebingungan dan
kekacauan di hari hisab.
Al-Ghazali didalam kitabnya Ihyâ
'Ulûm al-Dîn menceritakan seorang dari mereka (seorang dari kalangan ulama,
sufi, ahli ibadah dsb.) pernah berkata: "Sementara aku menulis (catatan
tentang) beberapa hadis, aku selalu mengiringinya dengan menuliskan shalawat
untuk Nabi Saw., tanpa melengkapinya dengan salam untuk beliau. Malamnya aku
berjumpa dengan beliau dalam mimpi, dan beliau berkata kepadaku: 'Tidakkah
sebaiknya engkau melengkapi shalawatmu untukku dalam bukumu itu?' Maka sejak
itu, tak pernah aku mengucapkan shalawat kecuali melengkapinya dengan ucapan
salam untuk beliau."
Dalam kitab yang sama
(Ihya) Imam Al-Ghazali mengatakan bahwa sesungguhnya berlipat ganda pahala
shalawat atas Nabi SAW adalah karena shalawat itu bukan hanya mengandung satu
kebaikan saja, melainkan mengandung banyak kebaikan,
1. Pembaharuan iman kepada Allah.
2. Pembaharuan iman kepada Rasul.
3. Pengagungan terhadap Rasul.
4. Dengan inayah Allah, memohon kemuliaan baginya.
5. Pembaharuan iman kepada hari akhir
dan berbagai kemuliaan.
6. Dzikrullah.
7. Menyebut orang-orang yang shalih.
8. Menampakkan kasih sayang kepada
mereka.
9. Bersungguh-sungguh dan tadharru'
dalam berdoa.
10. Pengakuan bahwa seluruh urusan itu berada dalam kekuasaan Allah
Memenuhi kewajiban kita terhadap
Rasul artiya kita
akan siap mengikuti
jejak kehidupan Rasulullah (ittiba’)
dan in sy Allah akan memperoleh
kebaikan di dunia
dan akhirat. Oleh karena itu mulai
dari sekarang kita harus
bersemangat untuk bershalawat dan menjawab shalawat atas Nabi. Mari kita galakan
shalawat atas Nabi kapan dan di mana saja. Mulailah dari diri kita, rumah
tangga kita bersama keluarga dan masyarakat luas yang ada di sekitar kita
(Wallahu’alam )
Related Posts
- Review dan Seputar Somethinc Glow Maker
- Kelulusan Sekolah Dasar Kakak Nawra
- Amankah Pinjam Uang Online
- Planet Ban Tempat Servis Motor Idaman
- Domain Baru Bagi Blogger Pemula
- Tips Membeli Mobil Bekas Fortuner Agar Tidak Tertipu
- Warnai Hidup Lebih Hidup Dengan Faber Castell Colour to Life
- Cara Agar Dapat Memilih Produk KTA Yang Terbaik
0 comment
Terima kasih sudah mampir dan komen di blog saya. Mohon tidak komentar SARA, Link Hidup. Semoga makin kece, sehat dan banyak rejeki ya. Aamiin